Rabu, 11 Juli 2018

KPU RI Gelar Bimtek Sidalih Gelombang I

Keterangan Foto: Usai pembukaan ketua dan anggota KPU RI foto bersama Ketua KPU Pripinsi, Salahsatunya Ketua KPU Propinsi NTB, Lalu Aksar Ansari, Kamis (12/7)


Jakarta,- Catatan penting pencocokan dan penelitian (Coklit) pada Pilkada serentak 2018 adalah problem KTP- El, Serangan hacker, Semua Sistem diserang ( JDIH, Silon, Sidalih) bukannya Hanya di Situng saja. 

Demikian dikatakan Ketua KPU RI, Arif Budiman pada pembukaan acara Bimtek Sidalih Pemilu 2019 Gelombang I, Kamis (12/7) bertempat Gedung LPPI-Jakarta

Untuk itu lanjutnya sat ini kita harus berupaya keras agar menjaga data kita agar tetap Orisinal "Tim Datin mengingatkan Tim di Daerah menjaga Data, Sidalih salah satu pekerjaan penting dalam pemilu untuk itu jaga kemurnian datanya" tegas Arif dihadapan peserta dari Anggota KPU Propinsi dan KPU Kabupaten/Kota yang membidangi data pemilih serta operator Sidalihnya.

Ia juga mengingatkan bahwa penetapan Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan Pemilu dilaksanakan tanggal 22 juli 2018.

Pada acara yang sama, dalam pengarahanya anggota KPU RI Hasim Ashari mengatakan bahwa prinsip mutarlih daftar pemilih harus kompreshensif sepanjang warga negara yang memenuhi syarat sebagai oemilih harus di masukan dalam daftar pemilih, baik yang tidak memmiliki KTP El atau belum. 

Selanjutnya jelas Hasyim, Data pemilih harus valid ( akurat), dimana elemen data pemilih berupa NIK, NKK, Nama, Tempat tanggal lahir, Status dan sebaginya harus valid, lengkap. Disamping itu, data pemilih juga harus mutahir ( update). " artinya seluruh data pemilih haru terkini, sampai dengan hari pemungutan suara pemilih yang tidak memenuhi syarat agar tidak tercantum lagi" paparnya. (Humas)


Related Posts

KPU RI Gelar Bimtek Sidalih Gelombang I
4 / 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.