Rabu, 16 Agustus 2017

UPACARA BENDERA PERINGATI HUT RI KE 72

KPU DOMPU LAKSANAKAN UPACARA BENDERA PERINGATI HUT RI KE 72


Dompu, - Dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 72 KPU Kabupaten Dompu melaksanakan upacara bendera, kegiatan itu dilaksanakan dengan penuh hikmat dan diikuti oleh Anggota Komisioner, Sekretaris, Kasubag dan seluruh staf Sekertariat KPU Kabupaten Dompu (17/08).


Ketua KPU Kabupaten Dompu Rusdyanto selaku Pembina upacara membacakan sambutan Gubernur Nusa Tenggara Barat yang mengharapkan untuk tetap menjaga semangat persaudaraan dan bersama-sama menciptakan suasana yang kondusif di daerah Nusa tenggara Barat, dengan mengembangkan semangat politik dalam menyongsong agenda besar pada tahun 2018, yaitu pemilihan Kepala Daerah secara serentak di bebarapa Daerah di Propinsi Nusa Tenggara Barat.


“Dengan semangat politik yang mencerdaskan dan rangkaian pelaksanaan  dermokrasi tersebut pada hakekatnya adalah sarana untuk melanjutkan ikhtiar mengisi kemerdekaan dan pencapaian cita – cita pembangunan daerah”. Demikian harapan Gubernur NTB. (Humas)

Rabu, 09 Agustus 2017

Susun pedoman teknis Pilgub, KPU NTB Gelar FGD.

Mataram,- KPU Propinsi NTB melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka penyusunan pedoman teknis penyelenggaraan pemilihan gubernur dan wakil gubernur NTB 2018.


Acara yang dilaksanakan selama 3 (tiga) hari itu dihadiri oleh komisioner KPU Kabupaten/kota se Nusa Tenggara Barat dibuka secara resmi oleh ketua KPU Provinsi NTB, Lalu Aksar Ansori, Rabu (9/8) bertempat di Hotel Grend Legi.


Aksar mengatakan KPU Propinsi NTB telah menyusun pedoman tekhnis seluruh tahapan pilgub tahun 2018, draf yang telah disusun ini tentunya butuh eksplorasi lebih mendalam dari peserta FGD.

Hasil FGD ini lanjutnya akan menjadi bahan uji publik yang akan dilaksanakan pada 6  september mendatang.

" insha Allah uji publik nanti akan mengundang narasumber yang berasal dari KPU, Bawaslu, fakultas hukum, LSM, ormas dan partai politik." Terang Aksar.

Melalui forum ini, Ia berharap agar seluruh peserta mencurahkan segala pengalaman pikirannya dalam meberikan masukan terhadap semua pedoman teknis yang akan di bahas selama FGD ini.

"Untuk diketahui pedoman teknis yang telah disusun antara lain pedoman tekhnis pemutakhiran data pemilih, pencalonan, kampanye dan dana kamanye, tata kerja, norma standar logistik, pemungutan dan penghitungan suara serta rekapitulasi" Papar Aksar (Humas KPU Dompu)

Sabtu, 05 Agustus 2017

Kemah Pemilu, Siapkan Pemilih Cerdas dan Calon Pemimpin Berkualitas


Hu'u,- KPU Kabupaten Dompu melaksanakan Kemah Pemilu bagi pelajar SMA/SMK/MA se Kecamatan Hu'u selama dua hari, mulai sabtu-minggu tanggal 5 s.d 6 agustus 2017 bertempat di Lapangan SMA Negeri 1 Hu'u.


Acara yang dibuka secara resmi oleh Ketua KPU Kabupaten Dompu Rusdyanto melalui upacara bendera itu dirangkaikan dengan penanaman pohon demokrasi, sabtu (5/7).

Rusdy memaparkan bahwa kegiatan ini adalah Kemah Pemilu dengan tema siapkan pemilih cerdas dan calon pemimpin berkualitas. Kegiatan ini merupakan salah satu agenda pendidikan pemilih yang dilaksanakan oleh KPU Kabupaten Dompu dalam rangka mempererat jalinan silaturahmi, merekatkan penyelenggara pemilu dengan sekolah dalam rangka mengawal agenda-agenda demokrasi kedepan melalui pelajar sebagai pemilih cerdas serta memberikan pengetahuan kepada pelajar tentang pemilu dan demokrasi.
"Ini merupakan kemah pemilu untuk kedua kalinya yang kami laksanakan setelah sebelumnya di Kec. Kilo. Nantinya narasumber akan menyampaikan meteri-materi tentang pemilu dan demokrasi". Paparnya.

Lebih jauh rusdy menjelaskan kenapa melalui kemah pemilu ini kita ingin siapkan pemilih cerdas dan calon pemimpin berkualitas, papar Rusdy. Karena adek-adek ini akan menjadi pemilih yang akan memilih dalam pemilu atau pilkada, yang terdekat adalah penyelenggaraan Pemilihan gubernur dan wakil gubernur NTB yang akan dilaksanakan ada hari rabu, 27 juni 2017.
Masyarakat pada umumnya sering berasumsi bahwa Penyelenggaraan pemilu itu hanya soal datang ke TPS memberikan suara kemudian selesai, namun esensinya memilih calon pemimpin itu untuk mengurus kita lima tahun mendatang.

"untuk itu pemilih cerdas menjadi penting, penting memahami calon yang akan di pilih, menilai jejak rekam calon, visi misi dan programnya." Imbuh Rusdy.

Ia memberikan motivasi suatu saat kalian ini bukan hanya menjadi pemilih namun bisa menjadi pemimpin di masa mendatang, menjadi presiden, gubernur, bupati/walikota, menjadi anggota DPR dan DPRD.

"untuk itu, dari sekarang adik-adik harus menyiapkan diri melalui upaya-upaya maksimal dengan terus mengembangkan potensi diri, belajar sungguh-sungguh dan berdoa selalu". Ujarnya.

Pada kesempatan itu juga, Rusdy membeberkan dalam rangka meningkatkan kualitas demokrasi, ada beberapa program pendidikan pemilih yang KPU Kabupaten Dompu laksanakan, diantaranya adalah lombat debat dan lomba cerdas cermat kepemiluan bagi pelajar SMA/SMK/MA se Kabupaten Dompu.
"melalui momen ini, kami mengajak kepada SMA/SMK/MA se Kec. Hu'u agar berpartisipasi dalam lomba LCC yang saat ini telah dikeluarkan pengumuman dan kisi-kisi soalnya". Ajaknya (Humas).




Jumat, 04 Agustus 2017

KPU Dompu Fasilitasi Pemilos SMP Negeri 1 Woja


Woja,- Pelaksanaan pemilihan ketua dan wakil ketua osis SMP Negeri 1 Woja yang difasilitasi oleh KPU Kabupaten Dompu memasuki tahapan kampanye dalam bentuk debat pasangan calon, sabtu (5/7) bertempat di halaman sekolah tersebut.

Dalam sambutannya Kepala SMP Negeri 1 Woja yang di wakili oleh Wakil Kepala sekolah, Abdul Hamid menyampaikan bahwa kegiatan pemilihan ketua dan wakil ketua Osis ini bagian dari penjabaran demokrasi yang kita laksanakan. 

Pendidikan demokrasi begitu penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara termasuk salah satunya dalam memilih pemimpin secara langsung. "Dalam pendidikan kewarganegaraan saya kira semuanya sudah ada tentang pendidikan demokrasi itu, tinggal bagaimana penerapannya hari ini melalui pemilihan osis". Paparnya.

Kemudian imbuhnya, debat yang kita laksanakan pada saat ini bagian dari cara kita untuk melihat sejauhmana komitmen para calon ketua dan wakil ketua osis ini ketika terpilih nanti melalui penyampaian visi dan misinya.

Sementara itu Komisioner KPU Kabupaten Dompu Devisi SDM dan Partisipasi Masyarakat Suherman menjelaskan bahwa Indonesia adalah salah satu negara demokrasi dimana cirinya adalah dipilihnya pemimpin melalui mekanisme pemilu/pemilihan secara demokratis. "Adik-adik mau jadi presiden, gubernur, bupati/walikota atau mau jadi anggota DPR harus melalui Pemilu bahkan menjadi kepala desa harus melalui pemilihan. "Jelasnya.

Lanjut Herman, pemilu memiliki tahapan-tahapan yang harus dilaksanakan oleh penyelenggara pemilu yang salah satunya adalah tahapan kampanye. Di dalam tahapan kampanye, ada salah satu metode atau cara berkampanye yaitu melalui debat pasangan calon.

"Di forum debat ini adik-adik pasangan calon silahkan menyampaikan visi, misi dan program kerja secara baik dengan tujuan agar pemilih bisa memilih adik-adik nantinya dan buat adik-adik yang akan memilih, mari cermati visi misi dan program pasangan calonnya kemudian tentukan pilihannya." Himbaunya.

Terlihat di lapangan debat pasangan calon dalam pemilihan Osis SMP Negeri 1 Woja yang dikuti oleh tiga pasangan calon ini berlangsung meriah. Terlihat dari sorak sorai, tepuk tangan dan yel-yel dari masing-masing pendukung pasangan calon tak henti-henti pada setiap sesi debat. 

Dalam debat tersebut secara garis besar, ketiga pasangan calon menyampaikan visi misi dan program kerja meliputi peningkatan kedisplinan siswa, memajukan kegiatan-kegiatan intra maupun ektrakurikuler sekolah, menyiapkan siswa yang handal dan siap mengikuti kompetisi antar sekolah. Selanjutnya pada hari Sabtu, 12 Agustus 2017 akan dilaksanakan tahapan pemungutan dan penghitungan suara. (Humas)

Kamis, 03 Agustus 2017

Sementara Menunggu Keputusan KPU, Dompu Masih Tiga Dapil

Dompu,- Kabupaten Dompu masih memiliki 3 (tiga) daerah pemilihan sesuai dengan RUU Pemilu yang telah diparipurnakan DPR Pasal 192 ayat (2) menyatakan bahwa jumlah  kursi  setiap  daerah  pemilihan  anggota  DPRD kabupaten/kota  paling  sedikit  3  (tiga)  kursi  dan  paling  banyak 12 (dua belas) kursi.

Meskipun ketentuan  lebih  lanjut  mengenai  daerah  pemilihan  dan  jumlah kursi  setiap  daerah pemilihan  anggota  DPRD  kabupaten/kota akan diatur dalam Peraturan KPU.

“Maka kita serahkan sepenuhnya kepada keputusan KPU apa ada penataan pemekaran atau tidak.” Ujar ketua KPU Kabupaten Dompu, Rusdyanto menjawab pernyataan ketua PKPI dan Bupati Dompu dalam acara pelantikan pengurus PKPI Kabupaten Dompu. Kamis, (3/7) di gedung PKK Kabupaten Dompu.

Pada acara itu Bupati Dompu  Bambang M. Yasin secara langsung menanyakan masalah pemekaran daerah pemilihan pada Ketua KPU Kabupaten Dompu yang hadir, apakah  Kabupaten Dompu bisa dijadikan 4 (empat) atau 5 (lima) daerah pemilihan. " Insha Allah Pemerintah Kabupaten Dompu akan dukung biayanya" Pungkas Bupati. (Humas)

LOMBA CERDAS CERMAT KEPEMILUAN TAHUN 2017


KOMISI PEMILIHAN UMUM
KABUPATEN DOMPU

PENGUMUMAN
Nomor: 146/KPU-Kab-017.433877/VIII/2017

TENTANG
LOMBA CERDAS CERMAT KEPEMILUAN DALAM RANGKA FASILITASI PENDIDIKAN PEMILIH TAHUN 2017






Unduh Dokumen 
1. Pengumuman Lomba Cerdas Cermat 
2. Peraturan dan Tata Tertib Lomba Cerdas Cermat Tahun 2017 
3. Formulir Pendaftaran Lomba Cerdas Cermat Tahun 2017 [PDF/DOC]
4. Kisi - Kisi Soal Lomba Cerdas Cermat Tahun 2017

Senin, 31 Juli 2017

Upacara Bendera Senin Dirangkaikan Dengan Pisah Kenal Pejabat Eselon IV

Upacara bendera tiap hari Senin merupakan kegiatan rutinitas KPU Kabupaten Dompu dalam upacara bendera hari ini senin (31/07) yang bertindak selaku pembina upacara adalah Ketua Devisi Hukum KPU Kab. Dompu Drs. Arifuddin dan dihadiri oleh Ketua, Anggota, Sekretaris, Kasubag dan Staf sekretariat KPU Kabupaten Dompu.

Dalam amanatnya Ketua Devisi Hukum KPU Kabupaten Dompu Drs. Arifuddin menyampaikan bebarapa hal antara lain yang menyangkut dengan kesiapan KPU Kab. Dompu dalam menghadapi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat tahun 2018 harapannya dalam kegiatan itu harus betul-betul disiapkan fisik dan mental yang prima disamping itu juga  kesiapan sumber daya manusia yang handal mengingat diawal bulan Agustus ini kita sudah memasuki tahap awal kegiatan pemilu yang dimaksud.

Lanjut Drs. Arifuddin “akhir-akhir ini saya lihat  kekompakan, rasa kekeluargaan dan solidaritas diantara kita semua sudah bagus mari kita pertahankan bila perlu kita tingkatkan, kekompakan dan kebersamaan merupakan kunci utama apa yang kita harapkan kedepannya” demikian harapannya.

Selesai kegiatan upacara bendera dilanjutkan dengan acara pisah kenal pejabat eselon IV (empat) lingkup KPU Kab. Dompu Acara itu dilaksanakan di aula KPU Kab. Dompu secara  sederhana, penuh keakraban serta kekeluargaan.

Sekertaris KPU Kab. Dompu H. Irham, SH, M.Si menyampaikan kata-kata Pisah kenalnya “pertama-tama  banyak-banyak terimakasih atas dedikasi dan pengapdiannya selama bartugas di KPU Kab. Dompu  pada saudara Itrun S.Sos yang akan mendapatkan tugas baru sebagai Kasubag Program dan Data di KPU Kabupaten Sumbawa”  Harapan H. Irham   “semoga apa yang didapatkan selama bertugas di KPU Kab. Dompu bisa diterapkan di tempat tugas yang baru tentu hal-hal yang baik” ungkap H. Irham dengan sedikit humornya. Untuk Kasubag Program dan Data yang baru bertugas di KPU Kab. Dompu Kami ucapkan selamat datang dan selamat bertugas semoga pengalaman yang di dapatkan selama mengabdi di KPU Kab. Sumbawa bisa diaplikasikan di KPU Kab. Dompu ini, demikian harapan H. Irham 

Ket Foto: Kanan ke kiri (Rusdyanto, Muhammad Nor, Itrun, Irham)
Dalam acara pisah kenal Itrun S.Sos menyampaikan permohonan maafnya pada Ketua dan Anggota Komisioner, Sekretaris, Kasubag dan seluruh jajaran Staf Sekertariat KPU Kab. Dompu “mungkin selama mengabdikan diri saya di KPU Kab. Dompu ini terdapat hal-hal yang kurang berkenang baik yang disengaja maupun tidak disengaja lewat kesampatan yang penuh kekeluargaan ini sekali lagi saya menyampaikan permohonan maaf yang sedala-dalamnya” demikian harap Itrun 

Lanjut Muhammad Nor SH dalam acara pisah kenal menyampaikan bahwa dia telah mengabdi di KPU. Kabupaten Sumbawa sudah 7 (tujuh) tahun “semoga pengalaman dan apa yang saya dapatkan selama pengabdian saya selama 7 (tujuh) tahun di KPU Kabupaten Sumbawa bisa saya aplikasikan ditempat tugas saya yang baru ini dan kalaupan ada hal-hal yang belum saya pahami di tempat tugas yang baru ini tolong saya dibimbing dan diarahkan semasih yang saya tidak tahu itu untuk kemajuan lermbaga ini”. Demikian harapnya. (Humas KPU KPU/YHY)