Senin, 25 Juli 2016

KPU Dompu akan gelar Temu Komunitas

KPU Dompu akan gelar Temu Komunitas



Dompu,- Setelah melaksanakan seminar dan diskusi pengembangan Komunitas Peduli Demokrasi dan Pemilu, KPU Kabupaten Dompu akan melaksanakan kegiatan Temu Komunitas pada Jumat, 29 Juli 2016, Pukul 07.30 Wita Bertempat Di Taman Kota Dompu. Hal itu disampaikan Ketua Devisi Sosialisasi Suherman usai rapat Pleno Rutin, Senin (25/7).
Rapat Pleno Rutin, Senin (22/7)
Menurut Herman, kegiatan tersebut sebagai ajang silaturahmi dan bersinergi dalam upaya membangun dan mengembangkan kesadaran, kepedulian terhadap demokrasi dan pemilu. " Komunitas ini nantinya sebagai agen/komunikator kita menyampaikan tentang kepemiluan ditengah komunitas masing-masing atau masyarakat disekitar." Ujarnya 

Kegiatan ini rencananya akan mengundang komunitas angkatan/alumni SMA, Komunitas Fotografi, Komunitas Trail, dan Komunitas lainnya yang ada di kabupaten Dompu. ' Kami berharap kegiatan ini mendapat atensi dari rekan-rekan komunitas." Harapnya. (Humas)

Minggu, 24 Juli 2016

Mars : "Tidak ada yang nyambi"

Dompu,- Sekretaris KPU Provinsi NTB Mars Ansory Wijaya memberikan apresiasi Ä·epada jajaran KPU Kabupaten Dompu karena dalam pengamatannya secara langsung ketika melakukan sidak di kantor KPU Kabupaten Dompu semua aktivitas berjalan dengan baik. Tingkat kehadiran komisioner dan sekretariat sangat bagus terlihat dari pengecekan absensi menggunakan handkey. Hal tersebut disampaikannya usai melaksanakan evaluasi dan monitoring, Jum'at (22/7).

Lebih lanjut Mars menyampaikan bahwa dirinya juga terkesan dengan langkah Jajaran KPU Kabupaten Dompu yang  memperlihatkan kinerja bagus dalam melaksanakan program pendidikan pemilih. Hal ini terlihat dari penyiapan sarana Rumah Pintar Pemilu (RPP) secara serius. Bahkan meskipun anggaran tidak tersedia di APBN, jajaran KPU Kabupaten Dompu telah proaktif mendorong kelompok masyarakat yang ada  untuk menginisiasi secara mandiri berjalannya komunitas peduli pemilu dan demokrasi di bumi Nggahi Rawi Pahu.

Yang tidak kalah penting dari itu semua jelasnya bahwa Komisioner KPU Kabupaten Dompu telah menjalankan instruksi KPU RI untuk bekerja penuh waktu, ini terlihat dari  tidak seorangpun Komisioner KPU Kabupaten Dompu yang nyambi bekerja ditempat lain. "Catatan-catatan positif ini perlu terus ditingkatkan agar kinerja KPU Kabupaten Dompu terus menghasilkan prestasi yg dibanggakan oleh masyarakat di daerah ini". Harapnya.

Untuk diketahui, KPU Provinsi NTB akan secara rutin melaksanakan supervisi dan monitoring ke KPU Kabupaten/Kota Se NTB untuk melihat secara langsung kinerja Komisioner dan jajaran sekretariatnya. (Humas)


Jumat, 22 Juli 2016

KPU NTB Kunker Ke KPU Dompu

Dompu.- Komisioner Devisi Logistik dan perencanaan anggaran Hesty Rahayu dan sekretaris Mars Ansory Wijawa beserta rombongan KPU Propinsi NTB melakukan kunjungan kerja  ke KPU Kabupaten Dompu dalam rangka monitoring dan supervisi kinerja komisioner dan sekretariat, Jum’at (22/7).

Hesty menjelaskan bahwa kunjungan kerja ini dalam rangka monitoring dan supervisi kinerja Komisioner dan sekretariat KPU Kabupaten Dompu terutama menyangkut bekerja penuh waktu dan Pelaksanaan rapat pleno secara rutin sesuar Surat edaran KPU RI.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua KPU Kabupaten Dompu Rusdyanto menjelaskan beberapa hal diantaranya mengenai bekerja penuh waktu bahwa semua komisioner tidak ada yang bekerja sampingan atau berktifitas lain bahkan pihaknya selalu masuk kantor sesuai jam kerja dan bahkan kalaupun ada komisioner yang ada kegiatan lain maka disarankan mengajukan surat izin untuk tidak masuk kantor. Sementara untuk rapat pleno rutin, pihaknya telah melaksanakan hal tersebut bahkan jauh sebelum Surat Edaran KPU RI keluar.” Alhamdulillah itu sudah kami laksanakan dengan baik, semua kami masuk dan pulang kantor sesuai jam kerja. Begitupun kalau ada anggota mengikuti kegiatan lain, maka harus izin” Ujarnya seraya meminta maaf karena terlambat menemui rombongan.

Terkait program rumah pintar pemilu, dihadapan anggota dan sekretaris KPU Propinsi NTB, Rusdy menjelaskan bahwa peresmian RPP Tambora KPU Dompu berdasaran hasil koordinasi terakhir dengan KPU Kabupaten Bima akan dilaksanakan secara bersamaan pada tanggal 22 Agusutus 2016 dan untuk mempersiapkan itu, saat ini pihaknya sedangn melakukkan penataan-penataan, menyiapkan materi dan bahan informasi.” Mudah-mudaan selesai dalam waktu dekat.” Harapnya.


Untuk informasi, KPU Provinsi NTB berdasrkan hasil rapat plenonya akan melaksankan supervise dan monitoring secara mendadak tanpa pemberitahuan ke KPU Kabupaten/Kota se NTB. Hal ini dilaksanakan untuk melihat kinerja komisioner dan sekretraiat KPU Kabupaten/kota secara langsung. (Humas)

KPU Dompu Gelar Diskusi Komunitas

Dompu – NTB,- Program pengembangan komunitas peduli pemilu dan demokrasi merupakan ikhtiar untuk melahirkan embrio komunitas yang peduli dengan isu-isu pemilu dan demokrasi. Embrio ini kemudian diharapkan tumbuh dan berkembang secara mandiri. Dalam jangka panjang, entitas ini dapat menjadi mitra strategis KPU dan masyarakat untuk bersama-sama membangun mutu pemilu dan demokrasi. 

Diharapkan dengan adanyan Adanya entitas masyarakat yang peduli terhadap pemilu dan demokrasi adalah sangat penting bagi dinamika pematangan demokrasi. Entitas ini dapat membangun wacana, menggerakkan partisipasi, dan melahirkan kritik - auto kritik tentang narasi-narasi besar pemilu dan demokrasi. Eksistensi entitas ini akan memperkuat sisi masyarakat sipil untuk berkontribusi secara langsung bagi penguatan demokrasi, secara khusus terkait dengan mutu pemilu.

Dari gambaran tersebut, menindaklanjuti seminar sebelumnya, KPU Kabupaten Dompu melaksanakan Diskusi dengan tema “Pengembangan Komunitas Peduli Demokrasi dan Pemilu” pada hari Rabu, 20 Juli 2016 di Ruangan Aula Rumah Pintar Pemilu Tambora KPU Kabupaten Dompu.
Diskusi ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan seminar sebelumnya yang melibatkan pelajar dan guru, namun sekarang kita melibatkan komunitas masyarakat yang lebih luas melibatkan komunitas pemuda, guru, LSM, Partai politik dan unsur pers. “kalau komunitas ini bisa kita gerakkan untuk peduli terhadap demokrasi dan pemilu dalam mendorong bagaimana demokrasi dan pemilu ini lebih baik.” Jelas ketua KPU Kabupaten Dompu Rusdyanto membuka acara secara resmi.

Lebih jauh, Rusdy menjelaskan paska pemilu/pemilihan satu hal yang membuat kita selalu resah terkait money politik meski secara hukum terakhir di Pilkada Bupati belum terbukti namun faktanya/isunya beredar secara massif. Meskipun belum ada penelitian akademis terkait itu, kalau benar ini ada maka menjadi tugas dan tanggung jawab besar kita terutama secara bersama mendorong partai politik peserta pemilu untuk tidak lagi berbicara uang dalam meraih simpati pemilih.” Mari kita dorong kedepan agar masyarakat memilih karena  program dan visi misi partai, calon yang baik.” Ungkapnya.

Terkait tema kegiatan, rusdy menyampaikan bahwa diskusi kali ini adalah membangun kepedulian, meskipun faktanya selama ini kita /masyarakat memiliki kepedulian yang tinggi pada saat pemilu terbukti dengan tingginya angka partisipasi yang mencapai 83 Porsen namun apakah cukup dengan itu, apakah tingginya partisipasi secara kuantitatif ini juga berbanding lurus dengan kualitasnya. Inilah yang coba kita dorong kedepan melalui pengembangan kominutas ini, bagaimana mendorong penyelenggaraan pemilu bukan hanya prosedural namun pemilu yang subtansial. “untuk itulah kita bertemu saat ini mendiskusikan, memberikan masukan dan pikiran positif secara aksi nyata untuk membentuk dan mengembangkan komunitas yang peduli demokrasi dan pemilu di lingkungan masing-masing,” Himbaunya.

Kegiatan yang dilaksanakan selama sehari ini, diikuti oleh 30 orang peserta yang berasal dari unsur pemerintah, unsur komunitas guru, perwakilan pemuda, LSM, Pelajar dan akademisi serta unsur partai politik. (Humas) 


Senin, 18 Juli 2016

KPU Dompu Berencana Gelar Diskusi


Suasana rapat pleno KPU Dompu
Dompu, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Dompu berencana melaksanakan kegiatan Diskusi Pengembangan Komunitas Peduli Demokrasi dan Pemilu pada Hari Rabu, 19 Juli 2016 bertempat di Aula Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Dompu. 

Hal itu disampaikan oleh Ketua Divisi Sosialisasi Suherman usai melaksanakan rapat pleno rutin, Senin (18/07) Herman menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendorong semua pihak yang diundang untuk dapat membentuk komunitas yang peduli pada isu -isu Demokrasi dan Pemilu di lingkungannya masing - masing. Lebih jauh dikatakannya bahwa pengembangan komunitas Demokrasi dan Pemilu ini sebagai ikhtiar melahirkan komunitas yang mampu membangun wacana, menggerakkan partisipasi, dan melahirkan auto kritik tentang gagasan - gagasan besar kepemiluan sebagai upaya memperkuat sistem demokrasi kita, khususnya dibidang kepemiluan. "Kami berharap dengan adanya komunitas ini mampu mengawal proses Pemilu yang kami selenggarakan." Ujarnya.


Untuk diketahui kegiatan yang rencananya akan dilaksanakan selama sehari, mengundang sejumlah pihak diantaranya dari unsur Pemerintah, Pemuda, LSM, Akademisi, Guru dan Pelajar serta dari Unsur Partai Politik.


JURI, KETUA KPU RI

Juri, Ketua KPU RI

Dompu,- Rapat pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Senin (18/7) memutuskan Komisioner KPU RI Juri Ardiantoro sebagai Ketua KPU RI definitif menggantikan Alm. Husni Kamil Manik. 

Juri Ardiantoro yang terpilih sebagai Ketua KPU RI berharap bisa menjaga kekompakan yang telah berjalan selama empat tahun di bawah Almarhum Husni Kamil Manik. Semangat kekompakan ini untuk terus bekerja lebih baik selama masa bakti yang tinggal tujuh bulan ke depan.

Menanggapi terpilihnya ketua KPU RI yang baru, Ketua KPU Kabupaten Dompu Rusdyanto menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya beliau sebagai ketua KPU RI menggantikan Almarhum Husni Kami Manik. Belaiu berharap semoga dibawah kepemimpian  Pak Juri, KPU semakin jaya dan sukses melaksanakan seluruh tahapan Pilkada serntak Tahun 2017. " Kami mendukung segala ikhtiar Ketua dan seluruh komisioner KPU RI dalam mewujudkan KPU yang semakin berwibawa." Ujarnya.


Senin, 11 Juli 2016

KPU Ways

“KPU Ways"
Menjadi bagian dari KPU merupakan salah satu jalan pengabdian kepada masyarakat dalam upaya menegakkan nilai-nilai demokrasi dan pemilu di indonesia, khusunya di Bumi Nggahi Rawi. Dalam diri kami sebagai penyelenggara Pemilu (Komisioner KPU) telah disemat tiga kata yakni mandiri, profesional dan integritas yang merupakan jati diri dan panduan dalam mengemban tugas menyelenggarakan pemilu dan pilkada. Tiga hal tersebut yang sekarang sering disebut dengan "KPU Ways".

Pertama, Mandiri. Sesuai Undang-Undang bahwa KPU bersifat mandiri artinya setiap keputusan-keputusan, kebijakan yang di ambil oleh kami secara kolektif kolegial tanpa intervensi, campur tangan pihak lain. Pun dengan pribadi-pribadi kami yang tidak terlibat maupun melibatkan diri kedalam kelompok/golongan tertentu khususnya menjadi bagian partai politik maupun calon. 
Kedua, Profesional. Profesional bermakna bahwa Kami menjalankan amanah sesuai tugas dan fungsi. Dalam mewujudkan profesionalisme tersebut telah dilaksanakan dengan berbagai macam cara setidaknya ada tiga cara. Diantaranya pertama, dengan meningkatkan kualitas SDM penyelenggara pemilu, Pejabat maupun staf. Kami mendorong agar seluruh staf mulai dari Satpam hingga Komisionernya dapat mengoperasikan komputer, memberikan pengarahan/pembinaan secara kontinue baik lewat apel pagi dan sore setiap hari maupun melalui pendidikan dan pelatihan secara berkala. Dalam mewujudkan lingkungan kerja yang nyaman, Kami MELARANG pejabat dan staf merokok dalam gedung kantor. Kedua, Pengelolaan dan pelayanan informasi dokumentasi. Dalam mewujudkan keterbukaan informasi sesuai tuntutan Undang Keterbukaan Informasi Publik, Kami telah menyediakan ruang media center sebagai pusat pelayanan informasi dokumentasi bagi siapapun yang di dalamnya mengelola informasi web site, E-PPID, Laman Facebook dan pembuatan Jurnal KPU Kabupaten Dompu. Disamping itu, untuk menjaga sinergitas, transparansi dan publikasi informasi, kami juga melaksanakan temu media/pers secara berkala yang di kemas dalam kegiatan nongkrong/ngopi bareng. Kami juga mengarahkan para staf yang aktif di media sosial agar apapun kegiatan/aktifitasnya di kantor dapat terpublikasi. Ketiga, melaksanakan pendidikan pemilih secara masif, sistematis dan berkesinambungan. Salah satu konsep pendidikan pemilih upaya meningkatkan partisipasi adalah dengan didirikannya Rumah Pintar Pemilu Tambora. Adapun program-program yang telah dilaksanakan dan direncanakan kedepannya, antara lain Diskusi/seminar/workshop, KPU goes to school, Fasilitasi Pemilihan Ketua Osis SMA/SMK/MA, Kegiatan Lomba-lomba Pemilu, Pameran Pemilu, Pengembangan komunitas peduli demokrasi dan pemilu, visited to RPP Tambora, KPU Bangun Desa Sadar Demokrasi, dan sebainya. Dengan segala kerendahan hati, bicara partisipasi, data menunjukkan bahwa angka partisipasi di Kabupaten Dompu yang tertinggi di NTB baik di Pemilu legislatif 2014 maupun Pilkada 2015. Salah satu yang meningkatkan angka partisipasi adalah karena DPT nya lebih akurat dan valid yang dilakukkan melalui pemutakhiran data pemilih yang menggunakan sistem peta TPS, dengan segala kekurangan merupakan satu-satu instrument yang tidak di gunakan daerah lain di NTB.

Ketiga, Integritas. Integritas bermakana satunya ucapan dengan perbuatan/aktifitas yang kami laksanakan sebagai penyelenggara pemilu. Salah satu indikatornya adalah terlaksananya pemilu/pilkada sesuai dengan tahapan mengacu kepada kerentuan perundang-undangan. Integritas juga bicara komitmen, komitmen menjalankan tugas, kewenangan dan kewajiban dengan penuh tanggung jawab dan amanah yang dibuktikan dengan bekerja penuh waktu dan melaksanakan rapat pleno secara berkesinambungan jauh sebelum SE 315 dan SE 317 keluar. Adapun rapat pleno yang dilaksanakan adalah rapat pleno secara priodik, Rapat pleno ini dilaksanakan setiap minggu dengan agenda evaluasi progres kegiatan mingguan setiap hari senin. Bulanan, Rapat ini dilaksanakan setiap bulan dengan agenda evaluasi progres program dan anggaran setiap bulan. Triwulan, Rapat ini dilaksanakan setiap sekali dalam 3 bulan dengan agenda pelaporan penggunaan anggaran triwulan. Tentatif, rapat ini dilaksanakan secara situasional apabila ada hal-hal yang urgent untuk dibahas.
Itulah cara kami "KPU Ways" KPU Kabupaten Dompu dalam mewujudkan Kemandirian, Profesionalisme dan Integritas sebagai penyelenggara Pemilu di Kabupaten Dompu dengan istiqomah melalui Ketua dan Aggota KPU Kabupaten Dompu yang fokus bekerja di KPU, tidak bekerja dan berprofesi lain di luar KPU. Semoga cara ini dinilai sebagai ibadah yang akan dihitung dan dipertanggungjawabkan kelak sebagai amal ibadah. Amin....!!