Kamis, 22 Juni 2017

Perempuan Harus Tingkatkan Kualitas Diri

Keterangan Foto : Komisioner KPU Kabupaten Dompu, Sri Rahmawati saat memaparkan materi peran politik perempuan pada acara tersebut (ft/doc/Amin Koran Metro Dompu)
Dompu- Data hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Dompu tahun 2015, jumlah pemilih perempuan 51% dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kabupaten Dompu 163.643 orang. Sedangkan perempuan yang menggunakan hak pilihnya di TPS sebanyak 69.700 atau 51,14% dan yang tidak menggunakan hak pilihnya hanya 13.627 orang. Berdasarkan data dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Dompu per Juni 2016, jumlah pemilih perempuan lebih banyak dari jumlah pemilih laki-laki yaitu 50,4%.

Demikian paparan Komisioner KPU Kabupaten Dompu, Sri Rahmawati yang menjadi pemateri dalam acara Workshop Peningkatan Peran Perempuan yang dihelat oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Dompu yang dilaksanakan di Gedung Dharma Wanita Rabu (21/6). 

Satu-satunya srikandi yang menjadi anggota KPU Kabupaten Dompu ini mengungkapkan data tersebut berbanding terbalik dengan realitas keterwakilan perempuan yang duduk di kursi legislatif DPRD Kabupaten Dompu yang hanya 3 (tiga) orang atau 10% dari jumlah anggota DPRD Kabupaten Dompu yang berjumlah 30 orang.

"Dari 37 orang perempuan yang menjadi calon legislatif tahun 2014, hanya 3 orang yang lolos," ungkapnya

Mengapa demikian, ujarnya sebab kaum hawa masih merasa dirinya tak akan mampu menyamai kaum adam. Karena itu, Rahmawati mengingatkan perempuan harus memperkuat motivasi dirinya agar bisa meraih kesuksesan. Tanpa motivasi diri yang kuat, wanita akan selalu ketinggalan dari kaum pria. "Apalagi negara menjamin setiap warga negara memiliki hak yang sama," jelas Rahma.

Ketua Divisi Keuangan, Logistik dan Umum KPU Kabupaten Dompu ini mengingatkan wanita juga harus meningkatkan kualitas dirinya agar mampu sejajar dengan kaum pria. Perkembangan teknologi informasi saat ini, lanjutnya semakin mempermudah bagi setiap orang untuk meningkatkan kualitas diri. Karena itu, wanitapun harus mengambil sisi manfaat dari kemajuan teknologi tersebut.

"Dengan Hp android kita mau mendapatkan informasi apa saja tinggal cari di mbah google," katanya. Apalagi wanita yang terjun di dunia politik, harus lebih banyak belajar dari semua orang dan belajar setiap saat.

Dijelaskan Rahmawati, keterwakilan perempuan dalam pencalonan legislatif di partai politik merupakan suatu keharusan. Karenanya sistem perekrutan  parpol terhadap calon legislatif perempuan hendaknya tidak hanya melihat dari sisi finansial yang dimiliki tetapi yang lebih utama dilihat dari aspek kualitas. Parpol juga memiliki tanggung jawab untuk peningkatan kapasitas calon yang diusungnya. 

Sementara itu, pada sesi diskusi beberapa peserta workshop menyoroti sejumlah fakta yang masih mengesampingkan peran perempuan dalam politik. Nur Asni, menyoroti perempuan menjadi calon legislatif dari partai politik tertentu hanyalah untuk memenuhi kuota 30% keterwakilan perempuan dan untuk mencari tambahan suara.

"Calon perempuan hanya diperalat untuk memperbanyak suara," sorotnya.

Demikian pula Suryani, yang pernah menjadi caleg dari salah satu parpol mengkritisi bahwa perempuan dalam politik diperlukan tetapi tidak dibutuhkan. Diperlukan hanya untuk memenuhi aturan pemilu 30% keterwakilan perempuan tetapi tidak dibutuhkan untuk mewakili partai di gedung parlemen. (Sumber: Amin Koran Metro Dompu)

KPU Tak Dapat Menjangkau Pemilih Secara Keseluruhan

Keterangan Foto : Foro bersama usai menerima hadiah lomba reoprtase RPP Tambora (Ft/Dok/Mdw)

Dompu,-Ditengah keterbatasan SDM, anggaran dan luasnya wilayah, kami tidak dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat untuk melakukkan sosialisasi dan pendidikan pemilih, untuk itu KPU Kabupaten Dompu menggunakan media, salah satunya sosial media untuk aktifitas menyebaran informasi kepemiluan dan pendidikan pemilih.

Hal itu disampaikan oleh Ketua KPU Kabupaten Dompu, Rusdyanto dalam sambutan acara penyerahan hadiah lomba reportase RPP Tambora 2017 yang dirangkaikan dengan tausyah dan buka puasa bersama, Senin, (19/6).

Lanjut Rusdy, media telekomunikasi dan informasi merupakan salah satu jembatan penghubung antara penyelenggara pemilu dengan pemilih. Untuk itu kami memanfaatkan media ini dengan menyelenggarakan lomba reportase RPP Tambora yang pertama kali dilaksanakan oleh KPU Kabupaten Dompu. "pembuatan video reportase menggunakan IT, penilaiannya melalui sosial media facebook dengan menonton dan memberikan like oleh nitizen". Terang Rusdy

Video reportase yang telah dibuat oleh peserta lomba merupakan salah satu bahan sosialisasi yang secara khusus mengenalkan RPP Tambora dan KPU Kabupaten Dompu pada umumnya kepada masyarakat.
"kami berharap dengan adanya video ini masyarakat bisa mengenal lebih jauh tentang KPU dan Rumah Pulintar Pemilunya". Harapnya

Usai sambutan, Rusdy yang didampingi oleh komisioner dan sekretaris menyerahkan hadiah lomba kepada pemenang yang didampingi oleh guru pembinanya diantaranya pemenang pertama SMA Negeri 3 Dompu, pemenang kedua SMA Negeri 1 Dompu dan pemenang ketiga SMK Negeri 1 Dompu.

Acara yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama itu juga menghadirkan Ustazd Burhanuddin yang memberikan tausyah tentang hikmah ramadhan dan doa bersama. (Humas)

Rabu, 31 Mei 2017

Hari lahir pancasila, momentum meneguhkan keyakinan

Ket. Foto: Sekretaris KPU Provinsi NTB, Mars Ansori Wijaya saat memberikan pengarahan dihadapan jajaran sekretariat KPU Kabupaten Dompu (Foto/dok/Yhy)
Dompu,-Momentum hari lahir pancasila yang dilaksanakan pada setiap 1 Juni merupakan momentum meneguhkan keyakinan bahwa pancasila sebagai ideologi bangsa. 

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris provinsi NTB Mars Ansori Wijaya saat memberikan pengarahan dihadapan seluruh pejabat kasubag, staf dan karyawati KPU Kabupaten Dompu usai Upacara memeperingati hari lahirnya pancasila, Kamis (1/6) betempat di Halaman Kantor setempat.

Pancasila, lanjut Mars sebagai sebuah ideologi bangsa merupakan instrumen untuk mengatasi seluruh hiruk pikuk persoalan kebangasaan saat ini. "pada kesempatan ini, saya mengingatkan kita semua sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) harus menjadi garda terdepan memberikan pemahaman-pemahaman tentang pancasila kepada masyarakat." Jelasnya

Jangan cepat merasa puas

Pada pengarahan yang juga disaksikan oleh seluruh komisioner KPU Kabupaten Dompu, Mars mengingatkan agar seluruh jajaran baik komisioner terlebih staf sekretariat harus meningkatkan kedisplinan dan kualitas kinerja dari waktu ke waktu. 

"Dengan kedisipinan yang baik, maka seluruh agenda kebijakan itu dapat terlaksana dengan baik seiring dengan hal itu jangan cepat merasa puas dengan apa yang kita lakukkan saat ini, tapi teruslah menunjukan kinerja lebih baik" Pesannya.

Pada kesempatan itu juga, Dia menyampaikan informasi bahwa KPU NTB merupakan satker yang meraih penghargaan terbaik kedua pelaporan keuangan tahun 2016 tingkat nasional. "ini semua berkat kerja keras dan dukungan kerjasama teman-teman di KPU Kabupaten/kota termasuk KPU Kabupaten Dompu, untuk itu saya menyampaikan apresiasi dan terimakasih" Ujarnya.(Humas)

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Berlangsung Khidmat

Ket. Foto: Suasana upacara pringatan lahirnya pancasila di Halaman Kantor KPU Kabupaten Dompu (Foto/dok/Yhy)

Dompu,-Upacara bendera memeperingati hari lahir pancasila yang dilaksanakan oleh KPU Kabupaten Dompu berlangsung khidmat, Kamis (1/6).

Upacara yang disaksikan langsung oleh sekretaris KPU Provinsi NTB, Mars Ansory Wijaya dan diikuti oleh seluruh Komisioner, jajaran kasubag, staf dan karyawan/karyawati dipimpin oleh Kasubag Umum, Agus Salim dan Ketua KPU Kabupaten Dompu, Rusdyanto sebagai pembina upacara.

Pada upacara tersebut, Rusdy hanya membacakan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor: 24 Tahun 2016 tertanggal 1 Juni 2016 tentang hari lahir Pancasila yang Menetapkan bahwa pertama, tanggal 1 Juni 1945 sebagai Hari Lahir Pancasila. Kedua, Tanggal 1 Juni merupakan hari libur nasional. Ketiga, Pemerintah bersama seluruh komponen bangsa dan masyarakat Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila setiap tanggal 1 Juni dan Keempat Keputusan Presiden ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. (Humas)

Senin, 29 Mei 2017

KPU Dompu Gelar Uji Kompetensi Komputerisasi

Ket. Foto: Anggota Devisi SDM dan partisipasi masyarakat, Suherman didampingi sekretaris KPU Kabupaten Dompu sedang memonitoring pelaksanaan ujian
Dompu,-KPU Kabupaten Dompu menggelar ujian kompentensi tentang komputersisasi dan aplikasi kepada pegawainya, selasa (30/5).

Anggota KPU Kabupaten Dompu Devisi SDM dan partisipasi masyarakat, Suherman mengatakan bahwa dilaksanakannya kegiatan ini untuk menguji sejauh mana serapan pemahaman dan kemampuan pegawai dalam menerima materi yang telah diajarkan melalui pendidikan dan pelatihan beberapa waktu lalu.

“Kami berharap dengan kegiatan yang diselenggarakan oleh Tim Reformasi Birokrasi dan Agen Perubahan KPU Kabupaten Dompu ini mampu meningkatkan kualitas SDM pegawai KPU dalam mendukung tata kelola dan penyelenggaraan pemilu lebih baik” Ujarnya.

Untuk diketahui, Ketika tidak meneyelenggarakan pemilu seperti saat ini. Selain melaksanakan kegiatan pengembangan SDM secara terus menerus, KPU Dompu melakukan kegiatan pendidikan pemilih, pemutakhiran data pemilih berkelanjutan dan penata kelolaan arsip, dokumen dan logistik eks pemilu. (Humas)

Rabu, 24 Mei 2017

Arif : kita harus memiliki komitmen dan pemahaman yang sama tentang SIPOL

Dompu,- KPU Kabupaten Dompu melaksanakan sosialisasi Sistem Informasi Partai Politik (SIPOL) bagi seluruh jajaran sekretariat, Rabu (24/5).

Anggota KPU Kabupaten Dompu Devisi Hukum, Arifuddin mengatakan bahwa sosialisasi bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada seluruh jajaran KPU Kabupaten Dompu agar terbangun komitmen dan pemahaman yang sama tentang Sipol.

Lanjutnya, Sipol merupakan suatu sistem informasi yang dibuat KPU untuk memudahkan proses verifikasi administrasi dan faktual partai politik serta mempermudah partai politik melakukan input data pemenuhan syarat pendaftaran partai politik sebagai peserta pemilu.

"Dalam Sipol ini ada fitur-fitur yang berisi tentang data-data partai politik yang meliputi informasi profil partai politik (keanggotaan, kepengurusan, alamat kantor partai politik). Lewat sipol ini juga bisa dideteksi kegandaan anggota parpol". Papar arif dalam sosialisasinya.

Dalam melayani konsultasi dan koordinasi dari partai politik, KPU Kabupaten Dompu juga membentuk tim helpdesk pelayanan Sipol.

"saya minta agar tim ini bekerja memberikan layanan terbaiknya sesuai dengan SOP yang ada". Pinta arif (Humas)