Agenda: - Lomba Cerdas Cermat Tingkat SMA/SMK/MA Se-Kabupaten Dompu

Minggu, 14 Oktober 2018

Ini Devisi dan Kowil Terbaru Anggota KPU Kabupaten Dompu



Dompu,- KPU Kabupaten Dompu melakukan rapat pleno perubahan devisi sesuai dengan surat KPU RI Nomor : 1170/ ORT.0-JD/04/KPU/X/ 2018 tanggal 2 Oktober 2018 prihal pembagian devisi anggota KPU/KPU Propinsi/KPU Kabupaten Kota/Kota, Senin (15/9)

Adapaun Devisniya sebagai betikut:
1. Devisi Keuangan, umum, logistik dan rumah tangga
Ketua              : Rusdyanto
Wakil. Ketua : Sri Rahmawati

2. Devisi Tekhnis Penyelenggaraan
Ketua             : Agus Setiawan
Wakil Ketua : Arifuddin

3. Devisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM
Ketua             : Suherman
Wakil Ketua : Rusdyanto

4. Devisi Hukum dan Pegawasan
Ketua             : Arifuddin
Wakil Ketua : Agus Setiawan

5. Devisi perencanaa data dan informasi : Ketua             : Sri Rahmawati
Wakil Ketua : Suherman

Sementara Kordinator Wilayah
1. Dompu
Ketua : Rusdyanto
Wakil : Sri Rahmawati

2. Pajo dan Hu'u
Ketua : Suherman
Wakil : Agus Setiawan

3. Woja
Ketua : Sri Rahmawati
Wakil : Arifuddin

4. Manggelewa dan Kilo
Ketua : Arifuddin
Wakil : Suherman

5. Kempo dan Pekat
Ketua : Agus Setiawan
Wakil : Rusdyanto

Sabtu, 13 Oktober 2018

Aksar : Menjadi Super Tim Bukan Superman



Lombok Barat,- Kita tidak bisa melakukan sesuatu itu dengan sendiri, berdua atau bertiga. Kita butuh bekerja sama dalam satu tim. Dalam penyelenggaraan pemilu itu kita butuh super tim bukan superman.

Demikian dikatakan Ketua KPU Propinsi NTB, Lalu Aksar Ansari saat menutup acara internalisasi budaya kerja melalui outbond, Sabtu (13/10) bertempat di Wisata Alam Aik Nyet, Narmada.

"Tadi begitu banyak tantangan yang kita hadapi, namun dengan semangat kebersamaan semua kita lalui dengan mudah" Paparnya dihadapan seluruh peserta yang terdiri dari ketua, anggota dan sekretaris KPU Kabupaten/Kota se NTB

Lanjut Aksar, melalui outbond tadi kita juga telah diajarkan bahwa sejatinya kita tidak saling mengalahkan atau kita tidak sedang harus menang, kita diajarkan untuk melakukan sesuatu dengan seluruh upaya tanpa melakukan kecurangan, tanpa harus menghalalkan segala cara untuk meraih tujuan. 

Lalu kita juga diajarkan bahwa untuk menggapai visi, misi, dan tujuan kita secara kelembagaan, kita harus fokus dengan penuh konsistensi dan komitmen ditengah tantangan dan hambatan yang ada sebagaimana kita telah menjaga lilin tadi hingga aman sampai tujuan.

"Itulah saya kira nilai-nilai yang kita dapatkan melalui serangkaian kegiatan yang telah kita jalani untuk kita implementasikan dalam menjalankan tugas dan kewenangan kita sebagai penyelenggara pemilu" tutupnya (Humas)


Kamis, 11 Oktober 2018

Aksar : Pilkada NTB 2018 Sukses

Ket. Foto : Saat pembukaan acara rapat evaluasi pemilihan gubernur dan wakil gubernur NTB Tahun 2018, Kamis (11/10)

Mataram,- KPU Propinsi NTB menggelar rapat evaluasi pemilihan gubernur dan wakil gubernur NTB tahun 2018 mulai 11 s.d 14 Oktober 2018 di Hotel Lombok Raya-Mataram dihadiri ketua, anggota dan sekretaris KPU Kabupaten/Kota se NTB.

Ketua KPU Propinsi NTB, Lalu Aksar Anshari dalam pembukaan acara tersebut, Kamis (11/10) mengatakan bahwa evaluasi yang akan diselenggarakan selama empat hari ini ada dua metode evaluasinya diantaranya evaluasi yang bersifat pelibatan pihak-pihak ekternal yang diselenggarakan dalam bentuk FGD dan evaluasi internal bersama mitra kerja kita dalam penyelenggaraan Pilkada NTB 2018.

"Evaluasi ini sangat penting untuk menyumbang satu rumusan yang baik tidak saja untuk Pilkada namun untuk pemilu 2019 yang kita laksanakan saat ini" Tegasnya.

Lanjut Aksar, kita patut bersyukur bahwa Pilkada 2018 cukup sukses dilihat dari beberapa indikator. Pertama, tingkat partisipasi meningkat. Untuk diketahui bersama bahwa tingkat partisipasi pemilih di pilkada tahun 2018 ini sebesar 75.12% jauh lebih tinggi dari Pilkada NTB sebelumnya sebesar 70.74%. "Tingkat partisipasi pemilih kita melampaui tingkat partisiapasi pemilih rata-rata nasional" jelasnya dengan penuh bangga.

Kedua, seluruh tahapan berjalan sebagaimana tahapan, program dan jadwal yang telah dirancang sejak awal, tidak ada yang ditunda karena gugatan atau sengketa. Ketiga, kita telah mampu membangun Pilkada 2018 ini memiliki transaparasi dan akuntabilitas di setiap tahapannya. Semua kebijakan dan keputusan KPU itu dapat diakses oleh publik, kurang dari 30 jam kita sudah mampu menyajikan hasil Pilkada melalui scan C1. Keempat, kita mampu melakukan efisiensi anggaran yang cukup besar. 
" Dari total 167 M anggaran yang tersedia, kita dapat menghemat sehingga tersisa sebanyak 28 M. Ini anggaran paling kecil dari beberapa daerah yang pilkada yang pemilihnya jauh lebih kecil dari NTB" Ujarnya.

Untuk diketahui, penghematan anggaran itu dari logistik Pilkada, karena tidak adanya sengketa hukum. Kerena tidak adanya sengketa hukum, maka kita dapat memangkas masa kerja badan adhock. (Humas)


Rabu, 10 Oktober 2018

Rusdy : Jadilah Super Tim


Dompu,- Pemilu tahun 2019 merupakan pemilu serentak pertama, pemilu yang paling berat dari seluruh pemilu yang pernah diselenggarakan oleh KPU. Untuk itu, kalian sebagai penyelenggara pemilu harus bekerja menjadi super tim. Tim yang dapat bekerja secara bersama-sama, tim yang memiliki soliditad dan solidaritas tinggi.

Hal itu dikatakan Ketua KPU Kabupaten Dompu, Rusdyanto dalam sambutannya usai melantik dan mengambil sumpah anggota PPK dan PPS Se Kabupaten Dompu, Rabu (10/9).

"Dengan super tim, insha Allah kita dapat menyelnggarakan pemilu dengan baik" Ujar Rusdy

Kepada PPK dan PPS yang baik yang diangkat dan diperpanjang agar senantiasa tetap menjaga netralitas dan integritas sebagai penyelenggara pemilu " bagi penyelenggara pemilu, soal integritas dan netralitas adalah harga mati. Untuk itu, jagalah kalau kalian ingin menjadi penyelenggara pemilu disemua tingkatan dimasa datang" Tambahnya mengingatkan.

Untuk diketahui bahwa pelantikan ini dilakukan terhadap PPK dan PPS yang tidak diperpanjang masa kerjanya. Adapun anggota PPK yang telah dilantik dan diambil sumpahnya adalah Silvia Agustina (PPK Pajo), sementara anggota PPS antara lain Nurisa (PPS Daha), Sahlan (Sawe), Ikhwan (Marada), Lubis (PPS Kareke), Nasrullah (PPS Manggeasi), Ayub (PPS Wawonduru), Juli Ardiansyah (PPS Tekasire), Jamaludin (PPS Doromelo), dan Hermawansyah (PPS Soro Barat). (Humas)

Jumat, 05 Oktober 2018

PENGUMUMAN LOMBA CERDAS CERMAT KEPEMILUAN TAHUN 2018

Yang Mencetak APK Itu KPU dan Peserta Pemilu


Dompu,- Pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) pemilu tahun 2019, ada yang difasilitasi oleh KPU dan ada APK tambahan yang dibuat sendiri oleh peserta pemilu. Sesuai dengan Keputusan KPU Kabupaten Dompu nomor 61 bahwa yang difasilitasi KPU adalah pencetakaan baliho dengan ukuran 3x4 meter sebanyak 10 buah untuk setiap partai politik tingkat Kabupaten Dompu. Sementara untuk Spanduk ukurannya 1,5x5 meter sebanyak 16 buah untuk setiap partai Politik.

Demikian disampaikan Anggota KPU Kabupaten Dompu, Suherman dalam acara rapat koordinasi penyerahan desain dan materi APK pemilu, Jum'at (5/9).

Lanjut Herman, selain yang dicetak KPU, peserta pemilu dapat menambah atau mencetak sendiri Baliho dan Spanduknya dengan ketentuan Baliho ukuran 3x4 meter pailng banyak 5 buah per desa/kelurahan untuk setiap partai politik. Sementara untuk spanduk ukuran 1,5x5 meter paling banyak 10 buah per desa/kelurahan untuk setiap partai politik.

"Jadi yang mencetak APK tambahan itu peserta pemilu dalam hal ini untuk pemilu anggota DPR dan DPRD adalah partai politik bukan dicetak orang-per orang atau caleg per caleg. Yang boleh dicetak oleh caleg itu adalah bahan kampanye" tegasnya seraya  mengingatkan partai politik agar melaksanakan kampanye dengan santun, tertib, beradab, mendidik dan tidak provokatif

Terkait materi dan desainnya, Herman memaparkan bahwa untuk APK yang difasilitasi KPU, materinya memuat nomor urut dan tanda gambar partai politik, visi misi, program, foto pengurus dan citra diri yang melekat pada partai politik. Sementara untuk materi APK yang dibuat sendiri oleh partai politik dapat sama dengan yang difasilitasi KPU atau yang baru dengan menambahkan seluruh foto calon pada daerah pemilihan yang bersangkutan. " jadi materi APK yang dicetak KPU tidak boleh memuat foto calon, sementara materi APK yang dibuat oleh partai politik itu boleh menampilkan seluruh calon pada dapil bersangkutan" Jelas Ketua Devisi SDM dan Parmas ini.

Selanjutnya papar Herman, APK yang telah di cetak baik oleh KPU maupun peserta pemilu itu harus dipasang di lokasi yang telah ditetapkan melalui keputusan KPU Kabupaten Dompu Nomor 64.

Dihadapan peserta rakor yang terdiri dari Bawaslu, Pol PP dan partai politik, Ia juga mengingatkan agar partai politik paling lambat 1 hari sebelum pelaksanaan kampanye agar mendaftarkan pelaksana kampanye-nya ke KPU Kabupaten Dompu dan mengajukan izin kepada Polres Dompu "kalau mau melaksanakan kampanye dalam bentuk tatap muka, terbatas, dan kampanye dalam bentuk lainnya. Maka pelaksana kampanye-nya harus didaftar ke KPU Dompu dan harus mengajukan izin ke kepolisian" Ujar Herman.

Sebelumnya Ketua KPU Kabupaten Dompu, Rusdyanto berharap agar desain dan materi APK segera disampaikan oleh partai politik agar pihaknya dapat melakukan pencetakan dan mengingatkan agar partai politik di masa kampanye mentaati seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku termasuk dalam hal pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK). "Mari patuhi jenis, jumlah dan ukuran serta lokasi pemasangan APK sesuai dengan ketentuan" pungkasnya.

Sementara itu Ketua Bawaslu Kabupaten Dompu, Irwan mengatakan bahwa berdasarkan hasil temuan pihaknya, banyak APK yang terpasang saat ini yang tidak sesuai ketentuan baik dari segi jumlah dan ukuran serta lokasi tempat pemasangannya. Oleh karena itu, ia menghimbau agar partai politik segera menyampaikan kepada calegnya agar menertibkan sendiri baliho dan spanduk yang terpasang saat ini. "Dalam waktu dekat kami akan mengeluarkan himbauan agar partai politik segera menertibkan APK yang tidak sesuai ketentuan" jelasnya.

Untuk diketahui sampai dengan rakor hari ini (baca : kamis), baru empat partai politik yang desain dan materi APK nya dinyatakan telah memenuhi syarat, sisanya diberikan kesempatan untuk melakukan perbaikan sampai dengan senin, 8 Oktober 2018, Pukul 16.00 wita (Humas)