Senin, 20 Agustus 2018

KPU Dompu Tetapkan DPT Pemilu Tahun 2019

Ket. Foto : Saat Ketua KPU Kabupaten Dompu menyerahan BA Pleno Penetapan DPT kepada Anggota Bawaslu Kab. Dompu, Senin (20/8)

Dompu,- KPU Kabupaten Dompu menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu Tahun 2019 dalam rapat pleno terbuka yang dihadiri oleh Dinas Instansi Terkait, Dandim, Polres, Bawaslu Kabupaten Dompu dan Pimpinan parpol peserta pemilu serta Ketua dan Anggota PPK se Kabupaten Dompu, Senin (20/8) bertempat di Hotel Tursina.

Ketua KPU Kabupaten Dompu, Rusdyanto mengatakan bahwa penetapan DPT ini merupakan proses yang cukup panjang yang telah dilakukan oleh penyelenggara pemilu. "DPT yang akan kita tetapkan sesaat lagi merupakan proses akhir dari rangkaian kegiatan pemutahiran data pemilih yang telah kita lakukan, bayangkan prosesnya bahkan sejak pilkada " ujarnya

Untuk itu lanjutnya, kami meyakini bahwa DPT ini sudah valid, komperhenship dan update karena telah dilakukan melalui proses yang cukup lama dan melibatkan banyak pihak didalamnya. "Alhamdulillah dalam prosesnya, kita telah berkoordinasi secara aktif dengan dinas dukcapil, lapas dan stakeholders lainnya termasuk dari pengawas pemilu." Jelasnya seraya mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada semua pihak yang telah membantu dalam kelancaran proses pemutakhiran data pemilu.

Dalam pleno yang berlangsung lancar itu telah ditetapkan jumlah pemilih yang terdaftar dalam DPT sebanyak 160.748 pemilih terdiri dari 79.789 pemilih laki-laki dan 80.959 pemilih perempuan yang tersebar di 741 TPS se Kabupaten Dompu. (Humas)

Minggu, 12 Agustus 2018

PENGUMUMAN DAFTAR CALON SEMENTARA (DCS) PEMILU 2019

PENGUMUMAN DAFTAR CALON SEMENTARA (DCS) PEMILU 2019


PENGUMUMAN 
Nomor : 305/PL.01.4-Pu/5205/KPU-KAB/VIII/2018


TENTANG
Daftar Calon Sementara (DCS) Anggota DPRD Kabupaten Dompu Dalam Pemilu Tahun 2019


Diminta kepada masyarakat untuk memberikan masukan dan tanggapan mulai tanggal 12 sampai dengan 21 Agustus 2018 secara tertulis disertai dengan identitas diri yang jelas kepada KPU Kabupaten Dompu yang beralamat di Jln. Bhayangkara No. 6 Bada – Dompu (Identitas pelapor akan dirahasiakan).




Rabu, 08 Agustus 2018

Kumpulkan Dana 27-an Juta, Keluarga Besar KPU Dompu Bantu Korban Gempa

Keterangan Foto : Ketua KPU Kabupaten Dompu saat menerima sumbangan dari ketua PPK Dompu, Rabu (8/8)
Dompu,- Keluarga besar KPU, PPK dan PPS se Kabupaten Dompu mengumpulkan sumbangan secara sukarela dan keihlasan untuk membantu korban bencana gempa bumi di lombok. 

Sumbangan sukarela yang berasal dari jajaran KPU Kabupaten Dompu, PPK dan PPS se Kabupaten Dompu dengan total sebesar  Rp. 27. 060.000.

Ketua KPU Kabupaten Dompu mengucapkan terimakasih dan apresisasi atas kerelaan dan keihlasan ketua dan anggota PPK dan PPS se Kabupaten Dompu yang telah menyumbangkan sejumlah dananya untuk membantu meringakan beban korban gempa bumi di lombok. "Insha Allah ini akan bernilai ibadah dan mendapatkan pahala yang berlipat ganda" ujarnya.

Sambungnya, insha Allah sumbangan tersebut akan segera disampaikan ke KPU Propinsi NTB agar bisa langsung disalurkan. (Humas)

Selasa, 31 Juli 2018

Rusdy : Semangat KPU Melayani, Zero Gratifikasi

Ket. Foto : Saat rapat evaluasi, Rabu (1/8)

Dompu,- Semangat KPU Melayani yang kita terapkan ternyata berimplikasi positif terhadap proses penerimaan pendaftaran bakal calon anggota DPRD dan dokumen perbaikan bakal calon dalam pemilu tahun 2019. Dengan semangat melayani itu, akhirnya seluruh proses yang kita laksanakan berjalan dengan baik dan lancar.

Demikian disampaikan Ketua KPU Kabupaten Dompu, Rusdyanto dalam rapat evaluasi mingguan, Rabu (1/8)

"Alhamdulillah ternyata dengan semangat KPU Melayani yang kita lakukan diringi dengan komitmen zero gratifikasi membuat proses menjadi lebih nyaman dan lancar" Papar Rusdy.

Lanjutnya, semangat ini harus tetap dan terus kita pupuk memberikan pelayanan yang maksimal kapan, dimana dan melalui media apa saja sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan kepada partai politik. "Dan yang terpenting, dalam pelayanan itu kita jangan menerima atau meminta imbalan dalam bentuk apapun" tegasnya (Humas) 

Senin, 23 Juli 2018

Aksar : KPU Laboratorium Pengembangan SDM Yang Sukses

Ket. Foto : Saat proses pengambilan sumpah jabatan, Sabtu (21/7) Sumber : Humas KPU Prov. NTB


Mataram,- Kita patut berbangga sebab KPU telah menjadi Laboratorium pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang cukup sukses. Fakta menunjukkan bahwa SDM anggota KPU Kabupaten/kota di NTB ini banyak yang menjadi Anggota Bawaslu Provinsi. 

Hal itu dikatakan Ketua KPU Propinsi NTB, Lalu Aksar Ansori saat melantik 4 (empat) orang anggota KPU Kabupaten Pengganti Antar waktu (PAW), Sabtu (21/7).

"Dari 5 orang anggota Bawaslu Propinsi NTB saat ini, 4 orang diantaranya erasal dari beberapa anggota KPU Kabupaten. Belum lagi masih ada beberapa anggota KPU Kabupaten yang saat ini sedang mengikuti proses seleksi menjadi anggota Bawaslu Kabupaten" Jelasnya


Aksar mengingatkan kepada anggota KPU Kabupaten yamg dilantik agar masa pengabdian selama 7 bulan kedepan, haruslah dimanfaatkan untuk memberikan keberkahan, dengan menampilkan komptensi dan kapasitas masing-masing.

Dijelaskannya pula bahwa eberapa tahun terakhir, lembaga ini telah tumbuh menjadi lembaga yang semakin dipercaya, karena telah mampu memberikan pelayanan kepada masayarakat dan stakeholder secara cepat dan transparan, dan yang tidak kalah karena integritas penyelenggara pemilu, yang senantiasa independen dan tidak memihak.

"Keeempat komisioner yang baru dilantik untuk segera menyesuaikan diri dan belajar dengan lebih cepat, karena tahapan pemilu 2019 menuntut kerja keras dan kerjasama sesama komisioner maupun dengan sekretariat" Pesan Aksar.

Untuk diketahui bahwa mereka yang telah dilantik adalah Mashur sebagai Anggota KPU Kab. Lombok Barat menggantikan Suhardi yang telah lulus seleksi Bawaslu NTB, Khairil Anwar sebagai Anggota KPU Kab. Lombok Utara menggantikan Fazar Marta yang telah mengundurkan diri karena mendaftar sebagai bakal calon anggota DPRD setempat, Deny Wan Putra sebagai Anggota KPU Kab. Sumbawa Barat menggantikan Khairudin yang telah mengundurkan diri karena mendaftar sebagai bakal calon anggota DPRD setempat, dan Yadi Hartono sebagai Anggota KPU Kab. Sumbawa menggantikan Yuyun Nurul Azmi yang lulus seleksi Bawaslu NTB. (HUmas)



Sabtu, 21 Juli 2018

KPU Dompu Temukan Dokumen Bakal Calon Yang Belum Lengkap Dan Belum Sah


Ket. Foto : Saat penyampaian hasil verifikasi dokumen bakal calon, Sabtu (21/7)
Dompu,- Dari hasil verifikasi kami terhadap dokumen persyaratan bakal calon anggota DPRD Kabupaten Dompu, sebagian dokumen belum lengkap dan belum sah. 

Demikian disampaikan Anggota KPU Kabupaten Dompu Devisi Hukum Arifudin saat acara penyerahan hasil verifikasi dokumen bakal calon kepada pimpinan dan penghubung partai politik se Kabupaten Dompu, Sabtu (21/7)

Lanjut Arif beberapa dokumen yang kita temukan tidak lengkap dan tidak sah secara umum diantaranya Ijazah yang belum dilegalisir, adanya perbedaan identitas di KTP dan Ijazah, Surat Keterangan terdaftar sebagai pemilih yang dikeluarkan oleh Kepala Desa atau bahkan anggota KPPS padahal ketentuannya suket tersebut dikeluarkan oleh PPS Desa/kelurahan, adanya juga yang tidak ada dokumen seperti SKCK dari Kepolisian, surat keterangan dari pengadilan. Kemudian ada yang dalam KTP El-nya masih berstatus ASN namun belum menyampaikan surat pengunduran diri dan dokumen lainnya.

Tambahnya, dari hasil verifikasi dan klarifikasi kita temukan juga ada bakal calon mantan nara pidana korupsi dan bakal calon yang belum cukup umur dan ini kita nyatakan tidak memenuhi syarat. " terhadap bakal calon yang dinyatakan TMS tersebut, partai politik dapat mengganti dengan bakal calon lain pada masa perbaikan. "terang Arif

Hal senanda disampaikan Anggota KPU Kabupaten Dompu Devisi Tekhnis Agus Setiawan bahwa syarat penggantian bakal calon adalah karena ditemukan mantan narapidana korupsi, meninggal dunia, pemalsuan dokumen dan pengantian pemenuhan 30% keterwakilan perempuan. Penggantian itu dilakukan saat masa perbaikan. " Jadi tidak ada istilah bongkar pasang bakal calon, pendaftraan itu hanya satu kali di masa pendaftaran " Tegas Agus.

Sementara itu Anggota KPU Kabupaten Dompu Devisi SDM Suherman mengharapkan agar partai politik secara maksimal menggunakan masa perbaikan dengan sebaik-baiknya untuk melengkapi dan memperbaiki dokumen yang belum lengkap dan belum sah tersebut. " yang diperbaiki dan dilengkapi hanya pada dokumen yang belum memenuhi syarat, sementara dokumen yang telah dinyatakan memenuhi syarat jangan diganggu" Tegasnya seraya menegaskan bahwa sebelum menyampaikan dokumen perbaikan nanti, operator Silon partai politik agar mengunggah dokumen hasil perbaikan tersebut ke dalam Silon. 

Herman juga mengingatkan bahwa pada masa perbaikan ini dokumen hasil perbaikan yang dibawa nantinya adalah dokumen yang sudah lengkap dan sah. "Apabila masih ditemukan tidak memenuhi syarat, maka KPU akan mencoret bakal calon tersebut dari daftar calon, pungkasnya. (Humas)

KPU Dompu Serahkan Hasil Verfikasi Dokumen Bakal Calon

Ket. Foto : Saat penyampaian hasil Klarifikasi Dokumen kepada pimpinan dan Lo parpol, Sabtu (21/7)

Dompu,- KPU Kabupaten Dompu menyerahkan dokumen hasil verifikasi administrasi persyaratan bakal calon anggota DPRD Kabupaten Dompu kepada pimpinan dan Lo/penghubung partai politik se Kabupaten Dompu, Sabtu (21/7)

Ketua Kabupaten Dompu Rusdyanto mengatakan bahwa kami telah melakukan verifikasi dokumen persyaratan bakal calon sejak tanggal 5 s.d 18 Juli 2018. Dan hasil verifikasi, kami menyimpulkan bahwa ada bakal calon yang tidak memenuhi syarat, belum memenuhi syarat dan memenuhi syarat. Dompu telah melakukan sesuai

"Bagi yang memenuhi syarat itu klir, bagi yang belum memenuhi syarat harus diperbaiki dan dilengkapi dikumennya baik dokumen yang belum lengkap maupun yang belum sah. Sementara bagi yang tidak memenuhi syarat, itu sudah tidak bisa lagi menjadi bakal calon dan mengikuti proses selanjutnya." Papar Rusdy.

Disamping itu jelasnya, kami juga telah melakukan klarifikasi terhadap dokumen bakal calon yang diragukan kepada Kejaksanaan Negeri Dompu, Pengadilan Negeri Dompu, RSUD Dompu, Polres Dompu, Dikpora dan Sekolah. " berdasarkan klarifikasi itu juga kami menetukan dokumen itu sah atau tidak sah" tegasnya.

Selanjutnya terhadap dokumen yang belum memenuhi syarat itu, partai politik memiliki waktu mulai tanggal 22 s.d 31 Juli untuk melengkapi dan memperbaiki dokumen tersebut. " pada saat penyampaikan perbaikan mohon pastikan bahwa dokumen yang diaampaikan itu audah lengkap dan sah karena perbaikan itu hanya satu kali." Pungkasnya.